Lompat ke konten utama

Soal diperiksa dua kali sebelum sampai ke anak

Belajar yang
Terverifikasi,
sejak usia dini

Kami dua orang tua yang bekerja. Karena tidak selalu bisa mendampingi anak belajar, kami membangun sistem yang tetap dapat dipercaya ketika tidak ada orang dewasa di sebelahnya.

Maskot anakku.pro, seekor burung hantu berbaju astronaut berdiri di atas batu bulan

2

pemeriksa yang saling bebas

Berasal dari penyedia berbeda dengan penyusunnya

Rp 0

per soal jalur pola

Soal yang jawabannya dapat dihitung tidak memanggil AI

0

akun untuk anak

Anak membuka lewat tautan, tanpa pendaftaran

Terverifikasi, bukan sekadar cepat

Soal yang belum lolos pemeriksaan terkunci oleh sistem dan tidak dapat dikirim.

Ringan di ponsel apa pun

Dibuka lewat tautan di peramban. Tanpa unduhan, tanpa pemasangan aplikasi.

Bahasa Indonesia

Soal, pembahasan, dan seluruh antarmuka disusun dalam Bahasa Indonesia.

Orang dewasa tetap memegang kendali

Setiap soal disunting, dibuang, atau disetujui orang tua sebelum dikirim.

Cara kerja

Soal melewati lima tahap sebelum sampai ke anak

Pemeriksa tidak menerima kunci jawaban. Ia menyelesaikan soal dari awal, lalu mencari kelemahannya. Jawaban yang belum tentu benar diperlakukan sebagai kegagalan, bukan kelulusan.

  1. 1

    Disusun

    Terikat mata pelajaran, kelompok usia, topik, dan potongan kurikulum yang diunggah.

  2. 2

    Divalidasi

    Empat pilihan jawaban, kunci yang sah, dan pembahasan yang lengkap.

  3. 3

    Diperiksa dua kali

    Dua pemeriksa dari penyedia berbeda menyelesaikan ulang tanpa melihat kunci.

  4. 4

    Dikurasi

    Orang tua atau guru menyunting, membuang, atau menyetujui.

  5. 5

    Dikirim

    Anak membuka lewat kode akses. Hasilnya kembali ke dasbor.

Sebagian soal justru tidak melewati AI sama sekali. Huruf, warna, bilangan, dan aritmetika jawabannya dapat dihitung atau diambil dari daftar terkurasi, sehingga soalnya benar sejak dibuat. Nol rupiah, dan seketika.

Untuk siapa

Dua jalur, dua cara belajar

Anak usia dini

2 sampai 5 tahun

Sedang dibangun

Belum lancar membaca, jadi tidak dapat mengerjakan pilihan berganda. Belajar lewat mengenali: huruf, warna, bilangan, dan hewan. Instruksi disuarakan, jawabannya disentuh, dan tidak ada skor yang menekan.

Anak usia sekolah

6 sampai 12 tahun

Sudah berjalan

Sudah dapat membaca soal. Mengerjakan latihan penalaran lewat kode akses tanpa akun, dengan umpan balik langsung, lalu hasilnya kembali ke dasbor orang tua.

Kenapa usia dini

Satu jenjang yang tertinggal jauh

Partisipasi pada jenjang sekolah hampir menyeluruh. Hanya pada pendidikan anak usia dini angkanya belum sampai separuh, dan tiga tahun terakhir justru menurun.

9,52 juta
anak usia 3 sampai 6 tahun di luar layanan PAUD
46,65%
Angka Partisipasi Kasar PAUD, tahun ajaran 2025/2026

Angka Partisipasi Kasar menurut jenjang

Tahun ajaran 2025/2026, tingkat nasional

PAUD 3 sampai 6 tahun

46,65

SD sederajat 7 sampai 12 tahun

99,51

SMP sederajat 13 sampai 15 tahun

96,46

SM sederajat 16 sampai 18 tahun

96,87

Sumber: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Ikhtisar Data Pendidikan Tahun 2025/2026, Tabel 36 dan Tabel 48.

Acuan

Kurikulum masuk sebagai data

Kurikulum tidak ditulis di dalam kode. Ia diunggah lewat dasbor, lalu bagian yang relevan dengan topik disisipkan ketika soal disusun. Karena itu soal mengikuti kurikulum yang dipakai penggunanya, bukan kurikulum bawaan aplikasi.

Kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran PAUD

Acuan utama capaian dan indikator perkembangan

Kemendikdasmen

Panduan Pembelajaran dan Asesmen

Laras bahasa dan bentuk aktivitas yang pantas menurut usia

Rujukan penyajian

Pendekatan pedagogis

Montessori, Reggio Emilia, dan Waldorf sebagai sumber gaya penyajian, bukan sumber materi

Yang salah tidak boleh sampai ke anak

Prinsip pertama sistem ini bukan kecepatan dan bukan kepintaran, melainkan bahwa soal yang keliru harus berhenti sebelum anak melihatnya.

Masuk dasbor pengelola